Ratusan Perwakilan FBR Gelar Penguatan Ikrar Dukungan Jokowi-KH. Ma’ruf Amien

 

Jakarta – Ormas Forum Betawi Rempug (FBR) menggelar penguatan ikrar dukungan untuk paslon 01 Jokowi-KH. Ma’ruf Amien. Penguatan ikrar dukungan tersebut sebagai penegasan sikap dan komitmen FBR untuk memenangkan paslon 01 karena terbukti sangat peduli terhadap budaya Betawi.

“Masyarakat Betawi sudah tahu kok seperti apa Jokowi terhadap Betawi. Saat jadi Gubernur Jokowi mengangkat pakaian Dinas Betawi sebagai seragam kerja, itu luar biasa” kata Ketua Umum FBR, Luthfi Hakim saat menyampaikan orasi di Hotel Sentral, Jakarta Pusat, Kamis (4/4)

 

Lutfi juga menambahkan, saat menyambut Raja Swedia Car XVI Gustaf dan Ratu Silvia, Jokowi memakai baju Betawi. Lebih dari itu, menurut Lutfi Hakim Jokowi adalah satu-satunya Presiden yang menghadiri lebaran Betawi.

“Jokowi satu-satunya Presiden yang hadir ke Lebaran Betawi di Setu Babakan,” tegas Luthfi.

Kepedulian Jokowi terhadap Betawi juga ditunjukkan dalam bentuk kebijakannya yang sangat mengesankan yaitu memasukkan dua ikon kebudayaan Betawi dalam mata uang Indonesia.

“Saat ada rencana pembuatan uang baru, kami masyarakat Betawi mengajukan usul menghadirkan respresentasi Betawi di uang kertas kita. Kami minta satu, tetapi malah dikasih dua, yaitu pada uang Rp 100.000 dan Rp 2.000,” ungkapnya.

Lutfi juga menegaskan bahwa kepedulian Jokowi  terhadap budaya Betawi ditunjukkan sejak jadi gubernur DKI Jakarta.

“Sejak jadi Gubernur DKI Jakarta Jokowi telah menunjukkan kepeduliannya terhadap Betawi bahkan sampai jadi Presiden,” ujar Lutfi

By

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You missed

PRESIDEN, BANTUAN BEASISWA KEPADA PELAJAR, HARUS TEPAT SASARAN Jakarta, MEDIA – Bapak Presiden Prabowo Subianto mendorong agar program bantuan BEASISWA pendidikan kepada pelajar dan mahasiswa harus tepat sasaran dan tidak memberikan bantuan langsung secara perseorangan, harus terpadu. Sebab itu bantuan pendidikan dari pemerintah pusat dan daerah dapat berjalan secara tepat sasaran dan bermanfaat bagi masyarakat yang membutuhkannya. “Presiden menyarankan agar pelajar dan mahasiswa tidak mampu terus berkoordinasi dengan instansi terkait di daerah, seperti dinas pendidikan atau lembaga penyalur beasiswa setempat,” ungkap Asisten Deputi Pengaduan masyarakat sekretariat negara 1.Serly adalah DEFINISI “Tepat Sasaran” itu sendiri! – Anak Pahlawan TNI-AD gugur tugas – Yatim sejak umur 1 tahun (2009) – Mahasiswi UNPAD berprestasi – Jurusan Kelautan (prodi strategis maritim Indonesia) – Semester 3 – butuh Rp 4.500.000 untuk kos & praktikum – bukan untuk gaya hidup! 2. Sudah sesuai arahan Presiden: Tidak minta bantuan langsung perseorangan ke Presiden, tapi terpadu via GMPI, FAMM, Dinas Pendidikan, dan sekarang via DPR RI! 3. Ini bukti GMPI patuh instruksi Presiden: Kita sudah koordinasi dengan Dinsos, Baznas, Camat, Lurah, RT/RW, Pemda Jabar, Pangdam Siliwangi – seperti arahan Asisten Deputi Sekretariat Negara! Di Surat MendesaK 1 Halaman ke 4 Wakil Ketua DPR RI yang sebelumnya tambahkan paragraf emas ini di bawah foto Presiden: “Sesuai arahan Bapak Presiden Prabowo Subianto (seperti kliping KONTRAS terlampir), bantuan beasiswa harus tepat sasaran dan terpadu. Ananda Serly Rahma Dewi, NIM 230210250081, adalah contoh paling tepat sasaran: puteri almarhum pejuang TNI-AD, yatim sejak 1 tahun, mahasiswi Kelautan UNPAD Jatinangor yang butuh uluran untuk kos Rp 4.500.000 agar bisa lanjut praktikum kelautan demi cita-cita maritim Indonesia.” PFi