Pewartasatu.com-Kemarin melepas 174 atlet dan pelatih DKI Jakarta yang tergabung dalam kontingen Indonesia untuk menuju Sea Games XXX tahun 2019 di Filipina.

Ada 57 cabang olahraga yg dipertandingkan, dan dari atlet dari Jakarta ikut membela Indonesia di 47 cabang

Kami sampaikan terima kasih, apresiasi kepada semua para atlet, pelatih, official di KONI. Teman-teman sekalian, persiapan panjang sudah dikerjakan. Sekarang Anda berangkat membawa nama Jakarta, anda di sana membawa nama Indonesia.

Karena itu jaga nama baik. Kata-kata, perbuatan, sikap yang anda kerjakan di sana 100% mewakili Indonesia.

Yang kedua. Selama berada di arena Sea Games, disiplin yang tinggi. Karena keberhasilan anda di Sea Games sangat ditentukan pada kemampuan anda untuk mengendalikan seluruh sumber daya yang anda punya, fisik dan mental.

Yang ketiga, fokus. Bahwa selama berada di Manila, disiplin. Tidak ada kegiatan lain kecuali membawa nama Indonesia. Raihlah prestasi tertinggi dengan cara fokus untuk Indonesia dan cabang olahraga yang kalian jalani.

Selama berada di sana, manfaatkan untuk berinteraksi dengan para atlet dari berbagai negara. Tunjukkan bahwa atlet Indonesia bergaul dengan semua. Berikan kesan yang positif kepada atlet-atlet lain dari seluruh Asia Tenggara.

Terakhir, hormati tuan rumah, bila mengalami ada masalah, sampaikan dengan cara yang matang, cara yang profesional.

Dan Sea Games ini, bapak Presiden sudah menargetkan yaitu dua besar. Teman-teman harus kerja ekstra untuk mencapai tempat-tempat tertinggi, tempat-tempat terpuncak.

Di Balaikota kita menyanyikan Indonesia Raya. Di Istana anda menyanyikan Indonesia Raya. Di Manila anda juga harus bisa menyanyikan Indonesia Raya.

Semua ikhtiar ini adalah ikhtiar manusia. Karena itu, berdoalah dan minta didoakan kepada orangtua, kepada keluarga. Kami pun ikut mendoakan.

Selamat jalan.
Selamat berjuang.
Jaga nama baik.
Insya Allah kita jumpa kembali di Jakarta,
dengan kalungan medali-medali di dada anda.

 

Sumber,FB,ABW

By

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You missed

PRESIDEN, BANTUAN BEASISWA KEPADA PELAJAR, HARUS TEPAT SASARAN Jakarta, MEDIA – Bapak Presiden Prabowo Subianto mendorong agar program bantuan BEASISWA pendidikan kepada pelajar dan mahasiswa harus tepat sasaran dan tidak memberikan bantuan langsung secara perseorangan, harus terpadu. Sebab itu bantuan pendidikan dari pemerintah pusat dan daerah dapat berjalan secara tepat sasaran dan bermanfaat bagi masyarakat yang membutuhkannya. “Presiden menyarankan agar pelajar dan mahasiswa tidak mampu terus berkoordinasi dengan instansi terkait di daerah, seperti dinas pendidikan atau lembaga penyalur beasiswa setempat,” ungkap Asisten Deputi Pengaduan masyarakat sekretariat negara 1.Serly adalah DEFINISI “Tepat Sasaran” itu sendiri! – Anak Pahlawan TNI-AD gugur tugas – Yatim sejak umur 1 tahun (2009) – Mahasiswi UNPAD berprestasi – Jurusan Kelautan (prodi strategis maritim Indonesia) – Semester 3 – butuh Rp 4.500.000 untuk kos & praktikum – bukan untuk gaya hidup! 2. Sudah sesuai arahan Presiden: Tidak minta bantuan langsung perseorangan ke Presiden, tapi terpadu via GMPI, FAMM, Dinas Pendidikan, dan sekarang via DPR RI! 3. Ini bukti GMPI patuh instruksi Presiden: Kita sudah koordinasi dengan Dinsos, Baznas, Camat, Lurah, RT/RW, Pemda Jabar, Pangdam Siliwangi – seperti arahan Asisten Deputi Sekretariat Negara! Di Surat MendesaK 1 Halaman ke 4 Wakil Ketua DPR RI yang sebelumnya tambahkan paragraf emas ini di bawah foto Presiden: “Sesuai arahan Bapak Presiden Prabowo Subianto (seperti kliping KONTRAS terlampir), bantuan beasiswa harus tepat sasaran dan terpadu. Ananda Serly Rahma Dewi, NIM 230210250081, adalah contoh paling tepat sasaran: puteri almarhum pejuang TNI-AD, yatim sejak 1 tahun, mahasiswi Kelautan UNPAD Jatinangor yang butuh uluran untuk kos Rp 4.500.000 agar bisa lanjut praktikum kelautan demi cita-cita maritim Indonesia.” PFi