GURU PAUD MENGAJAR BERSAMA PUTERANYA

Serpong, (1/12)- Ibu Lina Guru Pendidikan Anak Umur Dini (PAUD), mengajar di sekolah bersama puteranya Salman Syaban Revalino sebagai, ” Pepatah buah tidak jauh dari pohonnya,”

ibu Lina seorang guru Paud di Batan Indah, Serpong Tangerang Selatan yang sehari-harinya mengajar anak-anak di sekolah PAUD.

Ibu PAUD dan anak tampak selalu bersama sama ke sekolah dengan begitu agar Puteranya menjadi cerdas dan pinter, kata Ibu Lina kepada Pers di sekolah PAUD baru baru ini.

Pantauan wartawan, nampaknya Ibu Lina guru PAUD sanga aktif dan telaten dalam mengurus puteranya. Guru Lina juga aktif mengikutkan puteranya dalam berbagai perlombaan, seperti menggambar, mewar nai dan fashion show.

Menurut ibu lina, puteranya Salman Syaban Revalino yang baru berumur 3 tahun ini banyak bertanya kepada ibunya.

Ibu Lina sebagai orang tua dari Salman Syaban Revalino nampaknya aktif dan terus mendaftarkan anaknya untuk mengikuti lomba jika ada pemberita huan dari beragam Event Organisation (EO, misalnya.

Salman Syaban Revalino pernah mengikuti lomba di GIS, Al Zahra, meraih juara satu.

Selain itu, Salman juga perna meraih juara satu pada lomba di Gracius yang masih hangat pada lomba Fashion Show di Global Islamic School Serpong, baru baru ini.

” Saya sebagai orang tua sangat bangga dan mendoakan anaknya agar menjadi anak yang pinter, soleh dan sukses selalu,” demikian ungkapan Ibu Lina, berharap.

By

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You missed

PRESIDEN, BANTUAN BEASISWA KEPADA PELAJAR, HARUS TEPAT SASARAN Jakarta, MEDIA – Bapak Presiden Prabowo Subianto mendorong agar program bantuan BEASISWA pendidikan kepada pelajar dan mahasiswa harus tepat sasaran dan tidak memberikan bantuan langsung secara perseorangan, harus terpadu. Sebab itu bantuan pendidikan dari pemerintah pusat dan daerah dapat berjalan secara tepat sasaran dan bermanfaat bagi masyarakat yang membutuhkannya. “Presiden menyarankan agar pelajar dan mahasiswa tidak mampu terus berkoordinasi dengan instansi terkait di daerah, seperti dinas pendidikan atau lembaga penyalur beasiswa setempat,” ungkap Asisten Deputi Pengaduan masyarakat sekretariat negara 1.Serly adalah DEFINISI “Tepat Sasaran” itu sendiri! – Anak Pahlawan TNI-AD gugur tugas – Yatim sejak umur 1 tahun (2009) – Mahasiswi UNPAD berprestasi – Jurusan Kelautan (prodi strategis maritim Indonesia) – Semester 3 – butuh Rp 4.500.000 untuk kos & praktikum – bukan untuk gaya hidup! 2. Sudah sesuai arahan Presiden: Tidak minta bantuan langsung perseorangan ke Presiden, tapi terpadu via GMPI, FAMM, Dinas Pendidikan, dan sekarang via DPR RI! 3. Ini bukti GMPI patuh instruksi Presiden: Kita sudah koordinasi dengan Dinsos, Baznas, Camat, Lurah, RT/RW, Pemda Jabar, Pangdam Siliwangi – seperti arahan Asisten Deputi Sekretariat Negara! Di Surat MendesaK 1 Halaman ke 4 Wakil Ketua DPR RI yang sebelumnya tambahkan paragraf emas ini di bawah foto Presiden: “Sesuai arahan Bapak Presiden Prabowo Subianto (seperti kliping KONTRAS terlampir), bantuan beasiswa harus tepat sasaran dan terpadu. Ananda Serly Rahma Dewi, NIM 230210250081, adalah contoh paling tepat sasaran: puteri almarhum pejuang TNI-AD, yatim sejak 1 tahun, mahasiswi Kelautan UNPAD Jatinangor yang butuh uluran untuk kos Rp 4.500.000 agar bisa lanjut praktikum kelautan demi cita-cita maritim Indonesia.” PFi