Pewartasatu.com -Sukabumi – Saat ini banyak tersebar restoran makanan modern seperti makanan barat dan makanan cepat saji. Meskipun begitu makanan tradisional khas nusantara masih tetap menjadi buruan para pecinta kuliner. Salah satunya kuliner khas Sunda. Masakan khas Sunda sangat terkenal dengan kesegarannya. Masakan Sunda biasanya punya cita rasa khas yang ringan di lidah, perpaduan antara gurih, pedas dan manis membuat banyak orang menyukai masakan khas Sunda.

Dengan melihat peluang yang besar, Nurul tertarik melakukan bisnis kuliner dengan membuka katering masakan khas sunda. Nurul mulai mempromosikan kateringnya dari mulut ke mulut hingga ke media sosial.

“Alhamdulillah perlahan-lahan berjalan kateringnya, akhirnya rekan kerja ada yang memesan kateringnya,” ujar Nurul.

Setiap hari menu yang disediakan katering Nurul selalu berganti agar pelanggannya tidak bosan. Nurul juga menerima ordera untuk acara syukuran, hajatan dan lainnya. Soal harganya pun tidak usah khawatir, katering Nurul mempunyai harga yang sangat bersahabat.

Yuk, langsung saja order ke nomor WA : 085624283637 atau langsung ke alamat kami di jalan Baros, Sukabumi Jawa Barat.

By

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You missed

PRESIDEN, BANTUAN BEASISWA KEPADA PELAJAR, HARUS TEPAT SASARAN Jakarta, MEDIA – Bapak Presiden Prabowo Subianto mendorong agar program bantuan BEASISWA pendidikan kepada pelajar dan mahasiswa harus tepat sasaran dan tidak memberikan bantuan langsung secara perseorangan, harus terpadu. Sebab itu bantuan pendidikan dari pemerintah pusat dan daerah dapat berjalan secara tepat sasaran dan bermanfaat bagi masyarakat yang membutuhkannya. “Presiden menyarankan agar pelajar dan mahasiswa tidak mampu terus berkoordinasi dengan instansi terkait di daerah, seperti dinas pendidikan atau lembaga penyalur beasiswa setempat,” ungkap Asisten Deputi Pengaduan masyarakat sekretariat negara 1.Serly adalah DEFINISI “Tepat Sasaran” itu sendiri! – Anak Pahlawan TNI-AD gugur tugas – Yatim sejak umur 1 tahun (2009) – Mahasiswi UNPAD berprestasi – Jurusan Kelautan (prodi strategis maritim Indonesia) – Semester 3 – butuh Rp 4.500.000 untuk kos & praktikum – bukan untuk gaya hidup! 2. Sudah sesuai arahan Presiden: Tidak minta bantuan langsung perseorangan ke Presiden, tapi terpadu via GMPI, FAMM, Dinas Pendidikan, dan sekarang via DPR RI! 3. Ini bukti GMPI patuh instruksi Presiden: Kita sudah koordinasi dengan Dinsos, Baznas, Camat, Lurah, RT/RW, Pemda Jabar, Pangdam Siliwangi – seperti arahan Asisten Deputi Sekretariat Negara! Di Surat MendesaK 1 Halaman ke 4 Wakil Ketua DPR RI yang sebelumnya tambahkan paragraf emas ini di bawah foto Presiden: “Sesuai arahan Bapak Presiden Prabowo Subianto (seperti kliping KONTRAS terlampir), bantuan beasiswa harus tepat sasaran dan terpadu. Ananda Serly Rahma Dewi, NIM 230210250081, adalah contoh paling tepat sasaran: puteri almarhum pejuang TNI-AD, yatim sejak 1 tahun, mahasiswi Kelautan UNPAD Jatinangor yang butuh uluran untuk kos Rp 4.500.000 agar bisa lanjut praktikum kelautan demi cita-cita maritim Indonesia.” PFi