Paksa 29.077 Pemotor Untuk Putar Balik, Ngeyel Langsung Ditilang
Pewaetasatu.com – JAKARTA – Masih banyak masyarakat yang tetap nekat melakukan mudik, Polda Jabar menghalangi puluhan ribu pemotor yang niat masuk perbatasan Jawa Barat.
Setidaknya ada 29.077 pemotor yang dipaksa putar balik oleh polisi.
Angka tersebut didapatkan selama pelaksanaan Operasi Ketupat Lodaya 2020, yang dimulai sejak 24 April sampai 8 Mei 2020.
Tidak hanya puluhan ribu motor, tapi banyak juga mobil pribadi dan kendaraan umum yang dipaksa putar balik oleh polisi.
“Ada 47.749, dengan rincian 29.077 motor, 16.941 mobil dan 1731 kendaraan umum,” kata Dirlantas Polda Jabar Kombes Pol Eddy Djunaedi, Sabtu (8/5/2020).
Berdasarkan pos perbatasan provinsi di Karawang, kebanyakan kendaraan yang diputarbalik ini beras dari DKI Jakarta dan sebagian lagi dari Jawa Tengah.
Rinciannya yakni, untuk di pos penyekatan di KM 47 tol Jakarta Cikampek, ada sekitar 2.272 kendaraan yang ditindak polisi, yang terdiri dari 1.717 mobil pribadi dan 555 kendaraan umum.
Untuk di jalur non tol, yakni di pos penyekatan Tanjung Pura, ada sekitar1.417 kendaraan yang ditindak polisi, terdiri dari 1.364 motor, 49 mobil pribadi dan empat unit kendaraan umum.
Meski telah diputar balik dan diberikan himbauan, kata Eddy, masih saja ada warga yang nekad untuk mudik.
Karenanya, polisi melakukan upaya terakhir bagi pemudik bandel ini dengan menegakan hukum dengan cara
menilang kendaraan tersebut.
Eddy bahkan menyebut ada sekitar 63 surat tilang yang sudah dikeluarkan bagi pemudik bandel ini.
“Yang melanggar ini kebanyakan pemudik, dengan menggunakan sepeda motor,” ucapnya.
Dari ribuan kendaraan yang ditindak ini, polisi juga mendapatkan ada travel gelap.
Tak beroperasinya transportasi umum ditengah PSBB ini, dimanfaatkan travel gelap itu untuk mengangkut penumpang.
“Ada 59 travel gelap yang kita tindak,” kata Eddy.
Sejauh ini, kata Eddy, polisi masih melakukan upaya persuasif dengan mengedepankan humanis di Operasi Ketupat Lodaya ini.
“Caranya dengan memutar balikan, tapi kalau berulang kali kita upayakan penilangan,” tegasnya.

