Silaturahmi Yayasan Amal Abadi Beasiswa ORBIT (Orang Tua Bimbing Terpadu) Hasri Ainun Habibie dan Guru Bimbingan Konseling se-Wilayah DKI Jakarta.
Pewartasatu.com-Kalau bertemu Bapak Ibu guru itu selalu mencerahkan. Senang sekali Balaikota DKI bisa menjadi tempat Silaturahmi Yayasan Amal Abadi Beasiswa ORBIT (Orang Tua Bimbing Terpadu) Hasri Ainun Habibie dan Guru Bimbingan Konseling se-Wilayah DKI Jakarta.
Kebetulan Ibu saya adalah Ketua Orbit Yogya. Saat saya bertugas di Paramadina kira-kira 2008-2009, suatu ketika sekretaris masuk ruangan lalu bilang “Pak Anies, ada tamu serombongan dari Papua”.
Lalu saya jawab, “Papua? Cari saya?”
“Ya. Katanya saudaranya pak Anies.
“Saudara dari Papua?”
Lalu masuklah saat itu serombongan, salah satunya mengenalkan diri. “Nama Saya Syafruddin Sabonnama (Udin). Saya adalah anak angkatnya ibu Aliyah.”
Lha kapan Ibu saya ngangkat anak, kok saya tidak tahu, pikir saya.
Beliau bercerita dulu adalah mahasiswa di Universitas Pattimura Maluku, asalnya Papua. Karena terjadi konflik, maka mahasiswa-mahasiswanya dikirim ke berbagai universitas. Dia dikirim ke Yogya, meneruskan di UGM.
Ketika kuliah di Yogya kondisi mereka serba terbatas. Suatu ketika selesai maghriban di masjid, Ia ketemu almarhum ayah saya. Lalu ayah saya tanya, kalian siapa/ dari mana?
Setelah itu ditanya sudah makan atau belum?
Ia jawab, “Belum”.
“Ya sudah, makan di rumah kalau begitu.” ajak ayah saya.
Lalu diajak makan ke rumah, lalu mereka cerita di sini hidup sederhana. Lalu apa yang terjadi? Beasiswa ORBIT datang membiayai mereka hingga selesai kuliah.
Selesai kuliah, anak-anak ini pulang kampung kembali ke Papua. Menjadi dosen di sana. Semua ini terjadi ketika saya masih kuliah di Amerika. Jadi saya tidak tahu semua peristiwa ini. Dan ibu juga tidak pernah cerita.
Ini bukan soal ibu kami. Itu Allah mentakdirkannya ketemu. Tapi apa yang sesungguhnya terjadi? Ada ORBIT yang siap untuk memfasilitasi anak-anak itu sehingga mereka bisa mengentaskan belajarnya hingga lulus dan menjadi orang yang bermanfaat.
Dan Udin sekarang telah menjadi seorang anggota DPRD di Papua Barat (dari fraksi PAN). Dia sudah membangun sekolah, dia membangun masjid, dan masih banyak lagi.

Beberapa tahun yang lalu, saya dengan ibu datang ke Sorong menyaksikan amal bakti anak ini. Anak ini adalah contoh satu dari ribuan, puluhan ribu, ratusan ribu anak-anak yang mendapatkan beasiswa ORBIT.
Kepada ORBIT, kita sampaikan terima kasih sebesar-besarnya.
Ini cerita yang saya alami sendiri, tapi banyak cerita yang lain yang tak terlihat. Karena ORBIT itu bukan di latar depan, ORBIT itu adanya di latar belakang.
Bapak Ibu semuanya yang ada di sini juga tidak terlihat di permukaan. Tapi anak-anak itu yang nanti akan bermunculan, membawa bekal dari Bapak Ibu.
Saya berharap nantinya ORBIT semakin maju dan berkembang, makin banyak anak-anak yang merasakan manfaat dari kehadiran ORBIT ini.
Dan ini yang membuat saya semakin yakin bahwa sumber daya untuk melakukan perubahan positif di Republik ini itu amat banyak. Kita tidak akan kekurangan stok orang-orang baik.
Sekarang tugas kita, apalagi yang berada di dunia pendidikan, untuk mendorong agar semangat perjuangan itu jalan terus. Kita berharap kerja bersama ORBIT ini nanti jalan terus. Dan harapannya nanti Bapak Ibu sekalian bisa mendorong penumbuhan karakter anak-anak kita, kebiasaan-kebiasaan yang positif.
Selamat meneruskan kerja mulia.
Selamat menginspirasi, selamat menggerakkan.
InsyaAllah bapak ibu semuanya ini dicatat sebagai amal jariyah. Anak-anak yang dibimbing satu per satu, lepas mereka menjadi anak-anak mandiri yang bisa bermanfaat bagi masyarakat.
Sumber:FB,ABW

