ALUMNI 212 TETAP PEGANG ISTIMA ULAMA
Ketua PA 212 dikerumuni awak media, Jumpa Pers. Foto Sri.
Pewartasatu.com-Jkt, (13/10) – Alumni 212 tetap berpegang pada istima ulama keempat, yang disepakati dalam pertemuan akbar di Jakarta belum lama ini.
Ketua Persatuan Alumni (PA) 212 Ustadz Selamat Maarif, mengatakan ketika diwawancarai pada acara munajat akbar yang berkaitan dengan Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) di masjid sunda kelapa Jakarta Pusat, Minggu petang (13/10).
Ustadz sebagai ketua Persatuan menekankan bahwa Ia sebagai alumni 212, akan selalu dan tetap menyatakan, berpedoman serta bepegang pada Istima Ulama keempat.
Istima Ulama keempat, Yaitu, ” Menolak hasil PEMILU 2019, diduga ada kecurangan dalam penghitungan suara oleh KPU secara nasional, Pulangkan imam besar Habib Rizieg Sidik, Hentikan Kezholiman, dan Hentikan kriminalisasi terhadap para Ulama.
Ketua PA 212 mengungkap kan depan jajaran petinggi Forum dan Laskar Pembela Islam, Bang Jafar, Laskar Emak emak dan umat islam cinta ulama.
Jangan bicara tentang rekonsiliasi tambahnya serius, ” Jika tuntutan GNPF belum dipenuhi,” kata Ustad Selamat Maarif, yang dikerumuni awak media.
Ia menyayangkan, ” Pak Prabowo yang didahulukan selangkah dan ditinggikan serantiang, nampaknya belum mengajak dan adanya pembicaraan dengan para Ulama PA 212, ” demikian Ustadz berharap. (0028)

