Pewartasatu.com – Samsung telah mengabarkan akan meluncurkan varian terbaru yaitu Galaxy Note 10 Lite. Menurut kabar yang ada Galaxy Note 10 Lite akan hadir pada Januari 2020 mendatang.

Menurut informasi bocoran dari Roland Quandt menjabarkan spesifikasi untuk Galaxy Note 10 Lite ini. Ponsel Galaxy Note 10 Lite ditenagai chipset Exynos 9810 dan kapasitas baterai mencapai 4.500 mAh dengan fitur flash charging hingga 25 W. (gsmarena, 23/12/2019)

Galaxy Note 10 memiliki tiga pengaturan kamera yang masing-masing memiliki sensor utama 12MP dengan aperture f / 1.7 serta fitur autofocus ganda dan kamera ultrawide angle 12MP dengan aperture f / 2.2 dan kamera telefoto 12MP (f / 2.4) dengan zoom 2x.

Selain itu Samsung Galaxy Note Lite ini akan memiliki kamera selfie sensor 32MP dengan aperture f / 2.0. Samsung juga menampilkan panel Infinity AMOLED dengan resolusi Full HD plus 1080×2400 yang berdimensi 6,7 inci.

Untuk pemindai sidik jari (fingerprint) Galaxy Note 10 Lite tertanam pada layar ponsel. Melihat ke sisi penyimpanan Galaxy Note 10 Lite mempunyai RAM 6GB dengan penyimpanan 128GB dan bisa diperluas melalui slot MicroSD.

Selain itu menurut informasi Galaxy Note 10 Lite akan menjalankan sistem operasi Android 10 dengan interface One UI 2.0.

Galaxy Note 10 Lite dikabarkan akan hadir dengan ukuran 163,7 x 76,1 x 8,7 mm dengan berat 198 gram. Untuk S Pen-nya dikabarkan akan mendukung Bluetooth 5.0. Smartphone ini juga akan mendukung NFC, Wi-Fi dual-band, dan jack audio 3.5mm.

Samsung Glaxy Note 10 Lite hadir dengan tiga varian warna yaitu Aura Black, Aura Red, dan Aura Glowpress. Galaxy Note 10 Lite diprediksi akan di banderol dengan harga 609 Euro atau setara dengan Rp 9,4 juta dan akan diluncurkan pada 10 Januari di pasar tertentu di Eropa.

By User

3 thoughts on “Samsung Galaxy Note 10 Lite Bocoran Spesifikasinya”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You missed

PRESIDEN, BANTUAN BEASISWA KEPADA PELAJAR, HARUS TEPAT SASARAN Jakarta, MEDIA – Bapak Presiden Prabowo Subianto mendorong agar program bantuan BEASISWA pendidikan kepada pelajar dan mahasiswa harus tepat sasaran dan tidak memberikan bantuan langsung secara perseorangan, harus terpadu. Sebab itu bantuan pendidikan dari pemerintah pusat dan daerah dapat berjalan secara tepat sasaran dan bermanfaat bagi masyarakat yang membutuhkannya. “Presiden menyarankan agar pelajar dan mahasiswa tidak mampu terus berkoordinasi dengan instansi terkait di daerah, seperti dinas pendidikan atau lembaga penyalur beasiswa setempat,” ungkap Asisten Deputi Pengaduan masyarakat sekretariat negara 1.Serly adalah DEFINISI “Tepat Sasaran” itu sendiri! – Anak Pahlawan TNI-AD gugur tugas – Yatim sejak umur 1 tahun (2009) – Mahasiswi UNPAD berprestasi – Jurusan Kelautan (prodi strategis maritim Indonesia) – Semester 3 – butuh Rp 4.500.000 untuk kos & praktikum – bukan untuk gaya hidup! 2. Sudah sesuai arahan Presiden: Tidak minta bantuan langsung perseorangan ke Presiden, tapi terpadu via GMPI, FAMM, Dinas Pendidikan, dan sekarang via DPR RI! 3. Ini bukti GMPI patuh instruksi Presiden: Kita sudah koordinasi dengan Dinsos, Baznas, Camat, Lurah, RT/RW, Pemda Jabar, Pangdam Siliwangi – seperti arahan Asisten Deputi Sekretariat Negara! Di Surat MendesaK 1 Halaman ke 4 Wakil Ketua DPR RI yang sebelumnya tambahkan paragraf emas ini di bawah foto Presiden: “Sesuai arahan Bapak Presiden Prabowo Subianto (seperti kliping KONTRAS terlampir), bantuan beasiswa harus tepat sasaran dan terpadu. Ananda Serly Rahma Dewi, NIM 230210250081, adalah contoh paling tepat sasaran: puteri almarhum pejuang TNI-AD, yatim sejak 1 tahun, mahasiswi Kelautan UNPAD Jatinangor yang butuh uluran untuk kos Rp 4.500.000 agar bisa lanjut praktikum kelautan demi cita-cita maritim Indonesia.” PFi