Jawa Barat || pewartanasional.com || Dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan untuk meningkatkan kepuasan konsumen, RSUD Cicalengka menggelar In House Training (IHT) bertema “Komunikasi Efektif” bagi seluruh tenaga kesehatan dan personel terkait, Selasa (03/02/2026). Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh evaluasi internal rumah sakit terhadap sejumlah kasus komplain yang terjadi, yang sebagian besar dipicu oleh ketidaktepatan komunikasi antara petugas pelayanan dan pasien. Kondisi tersebut mendorong manajemen RSUD Cicalengka untuk memperkuat kapasitas sumber daya manusia, khususnya dalam hal komunikasi dan edukasi pasien yang efektif, empatik, dan terstruktur. In House Training ini menghadirkan Nara sumber, diantaranya Dr Evi Sukmawati, Nonoy Handayani S Kep. Ners, Rine Yulianti Skep.Ners, Gina Nuramdani ,S.kep.Ners, dan Sri Yushi Yusrini, S. ST. Para pembicara yang memberikan materi komprehensif terkait strategi komunikasi efektif oleh Pemberi Pelayanan Asuhan (PPA) di lingkungan rumah sakit, mulai dari pendekatan komunikasi interpersonal, teknik edukasi pasien, hingga pentingnya dokumentasi edukasi dalam lembar edukasi dan rekam medis elektronik. Kegiatan berlangsung interaktif dengan kombinasi pemaparan materi, diskusi kasus nyata yang sering terjadi di lapangan, simulasi komunikasi antara petugas dan pasien, serta sesi tanya jawab. Peserta diberikan pemahaman bahwa komunikasi bukan sekadar menyampaikan informasi medis, tetapi juga menyangkut sikap, empati, bahasa tubuh, dan kejelasan pesan agar pasien merasa dihargai dan dipahami. Selain itu, peserta juga dibekali pemahaman teknis mengenai pendokumentasian edukasi pasien secara benar, baik dalam bentuk manual maupun elektronik, sebagai bagian penting dari mutu pelayanan, keselamatan pasien, serta pemenuhan standar akreditasi rumah sakit. Sri Yushi Yusrini dalam pemaparannya menegaskan bahwa komunikasi efektif merupakan fondasi utama dalam pelayanan kesehatan. “Banyak komplain pasien bukan semata-mata karena tindakan medis, tetapi karena cara informasi itu disampaikan. Komunikasi yang tidak tepat bisa menimbulkan salah persepsi, ketidakpuasan, bahkan konflik,” ujarnya. Ia menambahkan bahwa tenaga kesehatan harus memiliki kemampuan komunikasi yang terstruktur dan terdokumentasi. “PPA tidak hanya wajib memberikan edukasi yang benar kepada pasien dan keluarga, tetapi juga harus mampu mendokumentasikannya dengan baik pada lembar edukasi atau rekam medis elektronik. Ini penting untuk kesinambungan pelayanan, perlindungan hukum, serta penilaian mutu dan akreditasi rumah sakit,” jelasnya. Menurutnya, melalui pelatihan ini diharapkan seluruh personel RSUD Cicalengka memiliki kesamaan persepsi dan keterampilan dalam berkomunikasi. “Tujuan utama kegiatan ini adalah meningkatkan pengetahuan dan keterampilan personel RSUD Cicalengka agar komunikasi dan edukasi kepada pasien berjalan efektif, humanis, dan profesional,” tandasnya. Sementara itu, Direktur Utama RSUD Cicalengka, dr. Mulja Munadjat, saat ditemui awak media , menyampaikan bahwa pelatihan ini merupakan bagian dari komitmen manajemen dalam meningkatkan kepuasan masyarakat dan mutu pelayanan rumah sakit. “Kami menyadari bahwa komunikasi merupakan kunci utama dalam pelayanan kesehatan. Ketika komunikasi tidak berjalan dengan baik, maka pelayanan yang sebenarnya sudah sesuai standar pun bisa dipersepsikan negatif oleh masyarakat,” ungkapnya. Ia menegaskan bahwa In House Training ini tidak hanya bertujuan menekan angka komplain, tetapi juga sebagai strategi peningkatan kualitas layanan secara menyeluruh. “Melalui pelatihan ini, kami ingin seluruh personel RSUD Cicalengka memiliki kemampuan komunikasi yang efektif, empatik, dan bertanggung jawab, sekaligus mampu mendokumentasikan edukasi pasien dengan benar. Ini sangat berkaitan dengan mutu pelayanan dan keberhasilan akreditasi rumah sakit,” jelasnya. Dr. Mulja berharap, hasil dari pelatihan ini dapat langsung diimplementasikan dalam pelayanan sehari-hari. “Harapan kami, masyarakat yang datang ke RSUD Cicalengka tidak hanya mendapatkan pelayanan medis yang baik, tetapi juga merasa dihargai, dipahami, dan dilayani dengan sepenuh hati,” pungkasnya. Dengan digelarnya In House Training Komunikasi Efektif ini, RSUD Cicalengka menegaskan komitmennya untuk terus berbenah dan menghadirkan pelayanan kesehatan yang profesional, humanis, dan berorientasi pada kepuasan serta keselamatan pasien. (Adebun) 0 Post navigation RSUD Cicalengka Laksanakan Kunjungan Kerja Ke SMAN 1 Nagreg , Dalam Rangka Menyiapkan Generasi Emas 2045 Pokdar Kamtibmas Ikuti Apel KRYD dan Pengamanan di Alun-Alun Cicalengka