Keluarga Bapak  Asep Romansa Dan Ibu Tia Lestari Gelar Pagelaran Wayang Golek Meriahkan Walimatul Khitan Bima Kaysa Romansa Di Alun-Alun Cicalengka

Jawa Barat || pewartanasional.com || Suasana Alun-Alun Cicalengka dipenuhi antusiasme masyarakat pada gelaran wayang golek yang diselenggarakan oleh keluarga Asep Romansa dalam rangka walimatul khitan putra bungsunya, Bima Romansyah. Acara yang berlangsung meriah tersebut menjadi wujud rasa syukur keluarga atas kelancaran prosesi khitan sekaligus menjadi ajang silaturahmi bersama warga dan kerabat.Rabu 2/6/2026.

Sejak sore hari, ratusan warga mulai berdatangan untuk menyaksikan pertunjukan seni tradisional Sunda yang menjadi salah satu warisan budaya Jawa Barat. Pagelaran wayang golek yang berlangsung hingga malam hari itu menghadirkan berbagai lakon penuh pesan moral, diselingi hiburan dan lawakan khas yang mengundang tawa para penonton.

Asep Romansa mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih kepada seluruh tamu undangan serta masyarakat yang telah hadir dan turut mendoakan putranya. Menurutnya, penyelenggaraan wayang golek dipilih sebagai bentuk pelestarian budaya sekaligus hiburan bagi masyarakat.

“Kami sekeluarga dan Kel Besar Alm Rachmat Enjang & Ibu Nes Suyati, Bapak H. ILyas & Ibu Allin, Bapak Asep Romansa & Ibu Tia Lestari ( Orang Tua Dari Bima Kaysan Romansa ) bersyukur atas kelancaran khitan ananda Bima Kaysan Romansa. Semoga Bima tumbuh menjadi anak yang saleh, berbakti kepada orang tua, serta bermanfaat bagi agama, bangsa, dan masyarakat,” ujarnya.

Selain menjadi ungkapan syukur, kegiatan tersebut juga memberikan dampak positif bagi pelaku usaha kecil di sekitar lokasi acara. Sejumlah pedagang makanan dan minuman terlihat ramai melayani pengunjung yang memadati area alun-alun.

Acara walimatul khitan Bima Kaysan Romansa berlangsung penuh kehangatan dan kebersamaan. Doa-doa terbaik mengalir dari keluarga, kerabat, dan masyarakat yang hadir agar Bima senantiasa diberikan kesehatan, keberkahan, serta kesuksesan di masa depan.

Dengan digelarnya pagelaran wayang golek ini, keluarga Asep Romansyah berharap tradisi budaya Sunda tetap lestari dan terus dicintai oleh generasi muda, sekaligus menjadi momen kebahagiaan yang berkesan bagi keluarga besar dan masyarakat Cicalengka.( Adebun)