PELUANG EMAS, “LEARNING BY DOING” RAIH BEASISWA KE AUSTRALIA Jakarta, PENA – Kesempatan da peluang emas bagi sahabat dan saudaraku yang sudah Sarjana (S1) untuk melanjutkan Magister (S2), “Learning by doing” kuliah sambil kerja ke Australia. Australia Award Schoolership memberi Bea Siswa bagi warga yang berminat kuliah ke Australia dengan syarat lulus seleksi TOEFL, ” Training of English Foreign Language” Sebab itu Tim FIES akan membimbing dalam waktu singkat untuk meraih skor TOEFL sebesar 425-552 yang disyaratkan. Yuk, belajar bahasa Inggris, mau private off line or on line di Course Friendly. Kurikulum belajar dari Kemendikbud dengan Motto : “Student Today, Teacher Tomorrow”, ungkap Pimpinan FIES Drs Risman Thomas, MM kepada Media di Jakarta, Minggu (9/8) Motto belajar di Friendly International English School (FIES ) Jakarta, Student Today, Teacher Tomorrow. Kurikulum belajar di FIES sudah tercatat di Kemendikbud sejak tahun 1985. Pelajar untuk meraih Sertificat Training Of English Foreign Language (TOEFL) sangat diperlukan oleh seseorang pelajar, belajar menciptakan kalimat dengan sistem Pattern. “Baik staf, jurnalis, Jubir maupun yang sudah meraih gelar sarjana sebagai syarat untuk meliput event, dan guru, serta melamar Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) atau bekerja di perusahaan asing dalam dan luar negeri,” ungkap Mister Thomas kepada calon pelajar di Jakarta, baru baru ini. Mr Thomas, panggilan sejak dinobatkan oleh almamater FIES di kota Batusangkar, Sumbar, sebab buku pegangan Risman selama mengikuti informal Education, yakni Thomas Alva Edison, the man who lighted the world. Seiring dengan kegiatan belajar dan mengajar juga aktivis di Ikatan Pemuda Pelajar Sulit Air (IPPSA) dan pendiri FIES, mengungkapkan hal tersebut kepada pegawai HONDA dan guru guru honor dalam suatu pertemuan, membahas untuk syarat CPNS, TOEFL di Jakarta. Menurut Risman, sebagian besar lulusan perguruan tinggi yang berminat menjadi pegawai negeri sipil atau aparat sipil negara (ASN) diwajibkan untuk memenuhi syarat seleksi yang telah memiliki sertifikat (Ijazah) bahasa Inggris dari sebuah kursus terdaftar atau sekolah bahasa Inggris. Sebelum reformasi Kementerian Pendidikan melalui Dirjen Pendidikan Luar Sekolah Pemuda dan Olahraga (Diklusepora) memberi pembinaan dan pelatihan Learning to be a teacher kepada pengelola Informal Education di kota Padang Sumatera Barat. Sistem proses belajar mengajar di bidang bahasa Inggris, terdiri tingkat Elementary, Intermadiate dan Advance. Kemudian diselaraskan di tingkat Elementary, menjadi Dasar Satu dua, Tingkat Intermadiate, menjadi Terampil satu Dua dan Tingkat Advance menjadi Mahir. Setiap tingkat tersebut dituntaskan oleh pelajar selama 3-5 bulan (Elementary) dan selama 4-6 bulan ( Intermadiate) dan selama 5 bulan ( Advance). Penyelenggara kursus bahasa Inggris juga menghadirkan Native Speaker dan mengundang Westren People yang berkunjung ke kursus untuk praktek. ” No body can speak English well, without practicing, ” ungkap Herve De Je Lean Batie dari Perancis, meraih Sarjana di Paris 7 Januari 1985, dengan skripsi Rumah Adat 20 Ruang di Nagari Sulit Air Sumatera Barat. Pelajar kursus selain Learning to be a teacher, setiap pelajar bisa mengajar dengan Pola by Pola. Pelajar diajarkan bagaimana menciptakan kalimat sesuai dengan apa yang ingin diucapkannya. Jadi, pelajar bahasa Inggris bukan diajar menghafal tetapi pelajar menciptakan kalimat atau speaking sesuai keinginannya. Disinilah kelebihan FIES, makanya motto kita “STUDENT TIDAY, TEACHER TOMOROW”kata Risman yang masuk KE JAJARAN PEMDA DKI karena bahasa Inggris. Menurutnya, siswa yang selesai mengikuti pebdidikan, setiap tingkat juga meraih certificat atau ijazah, sebagai tanda kelulusan, baik di tingkat Elementary, Intermadiate atau Advance yang mendapat ijazah, berlogo Garuda yang menjadi perhatian Badan Kepegawaian Negara untuk syarat CPNS saat itu. Jadi, warga yang berminat ikut seleksi CPNS, sudah berijazah / sertifikat dari sebuah kursus yang disyaratkan. Certificat atau Ijazah bahasa Inggris dulu diterbitkan oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, Dinas Pendidikan tingkat provinsi melaksanakan seleksi dan kementerian pendidikan yang menerbitkan ijazahnya. Setelah reformasi, kementerian dalam negeri, menyelenggarakan Diklat TOEFL kepada karyawan yang sudah menjadi PNS untuk bisa melatih atau menyeleksi syarat CPNS yang mengikuti seleksi dan mereka yang sudah ikut Diklat, bisa ikut tim seleksi. Diklat TOEFL yang diikuti oleh PNS dari 34 Provinsi saat itu, dan utusan DKI Jakarta diwakili oleh Drs Risman Thomas, MAPP dari Dinas Tramtib dan Linmas, kini menjadi SAT POL PP, saat itu Ia terpilih untuk ikut DIKLAT TOEFL selama 3 bulan yang diselenggarakan oleh Diklat Kemendagri di Jakarta, dan berkunjung keluar negeri. Pantauan LKBN Antara sejak 2009 -2020 saat itu calon pelamar CPNS sebagian besar mendapatkan Sertifikat / Ijazah Bahasa Inggris tidak melalui kursus permanen yang mendapat izin tercatat, terdaftar dan izin tetapi hanya dengan, mendaftar ikut kursus kemudian dikeluarkan Certifkat / Ijazah dari kursus yang diterbitkan sesuai permintaan, minimal nilai TOEFL dengan angka 400-450. Sebagian besar CPNS sudah menjadi PNS atau ASN tentu berambisi untuk mendapat jabatan Struktural / Eselon karena itu perlu penyegaran, lewat Sekolah Bahasa Inggris yang pernah diselenggarakan oleh Pemda DKI Jakarta (Dinas Tramtib dan Linmas) yang bekerjasama dengan Sekolah Tinggi Bahasa Asing (STIBA) Jatinegara Jakarta Timur. Kerjasama pelatihan bahasa Inggris itu diikuti oleh staf, pejabat kepala seksi dan kepala Bidang yang benar banar diwajibkan untuk mendapat jabatan eselon dan meraih formasi jabatan harus mampu berbahasa Inggris “WRITTEN AND SPOKEN”, kata almarhum DR H Soebagio Kadis Tramtib dan Linmas, terakhir menjabat Kepala Diklat Kemendagri di Kalibata Jakarta Selatan. “Mereka yang sudah mendapat ijazah TOEFL, dan mampu berbahasa inggris WRITTEN AND SPOKEN berhak mendapat jabatan, sebagai Kepala Seksi, Bidang, Biro, Sudin dan Dinas. Untuk mendapat jabatan dimulailah mensyaratkan kepada staf wajib mengikuti Diklat agar mampu berbahasa Inggris WRITTEN and Spoken, ” ungkap Almarhum DR Soebagio selaku ketua harian Alumni STIA LAN. Aplikasi dari pelatihan kerjasama Dinas Tramtib dan Linmas dengan STIBA tersebut, maka dirintis oleh Alumni Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Lembaga Administasi Negara (STIA LAN) menyelenggarakan pelatihan bahasa Inggris untuk memotivasi pegawai HONDA DKI Jakarta, khususnya di Jajaran Dinas Tramtib dan Linmas saat itu. Alumni STIA LAN bekerjasama dengan Lembaga FRIENDLY INTERNATIONAL ENGLISH SCHOOL (FIES) dan Pegawai di Jajaran SAT POL PP ( Dinas Tramtib dan Linmas) saat itu, sebagian besar pegawai sebutan PTT itu mengikuti pelatihan TOEFL. Pelatihan Bahasa Inggris itu bertempat di kampus STIA LAN Pejompongan kecamatan Tanah Abang Jakarta Pusat. Peserta yang ikut tutorial bahasa Inggris dipandu oleh Risman Thomas Pembina FIES, dan pejabat Pemda DKI Jakarta. Diakhir pelajaran, peserta yang belajar baik dari warga yang dijuluki Pak Ogah, pengatur lalu Lintas liar, maupun sebagai pegawai HONDA, menerima Certificat Bahasa Inggris dari Alumni yang disyaratkan ikut seleksi dan kini didikan Risman, sebagian besar sudah menjadi PNS di Pemda DKI Jakarta. FIES yang berdiri di Pekan Baru, Dumai dan berkembang ke Padang Sumbar, pada tahun 1980 dengan Motto ” Student today, Teacher Tomorrow”. Program Learning to be a teacher dan kerjasama dengan Kementerian Pendidikan dasar dan menengah serta provinsi di Jakarta sedang dibahas agar pelajar kursus bahasa Inggris mendapat ijazah / sertifikat bahasa Inggris yang diterbitkan oleh pemerintah. PFi 0 Post navigation Kepala Desa Nagrog Lepas Peserta Gerak Jalan Santai dalam Rangka HUT RI ke-81