ByAndi Kardiman

Sep 10, 2026

JAKARTA SELATAN SIAPKAN SAMPAH GRATIS UNTUK GMPI

Jakarta Selatan siapkan sampah 5 sampai 10 Ton per hari gratis untuk mendukung program Gerakan Masyarakat Peduli Indonesia (GMPI) yang mendapat bantuan dari investor dan Waste Energy Jerman.

Dalam sepekan tim inti dibentuk dan membagi tugas masing masing dalam upaya mengatasi darurat sampah di ibukota negara Jakarta. Koordinator oleh Risman, jury Bicara Malik Ibrahim, urusan Lahan Akhirudin dan Ustad Heru, Urusan Sampah Herman, urusan mesin sampah B.Sudiyono, keuangan Ibu Afriani S,SE, dan Ibu Netty serta Ibu Amira Logistik.

Koordinator kegiatan Darurat Sampah Drs Risman Thomas,MAPP mengatakan dalam pertemuan dengan pengelola sampah Herman yang menangani sampah di wilayah kecamatan Jagakarsa sebagai tokoh dan ketua RW di wilayah setempat, Rabu petang 08-09-2026.

Menurut Herman, untuk wilayah Jagakarsa setiap hari pasokan sampah warga di 6 kelurahan, 156 RW, dan 550 RT, 300 ton/hari dan dibantu oleh sampah wilayah tetangga dari kecamatan Pasar Minggu dan kecamatan Cilandak Jakarta Selatan tampaknya bisa melebihi yang dubutuksn oleh Investor GMPI, katanya kepada media serius.

Risman Thomas, mantan Pjbt Pemda DKI Jakarta, yang membentuk pengelola sampah di seputar lingkungan Monas kolaborasi dengan Polda Metro Jaya dan Garnizun, menerima 2000 pelamar yang diterima 950, sebanyak 500 petugas kebersihan dan 450 sekuriti Monas saat itu.

Jadi untuk pengelolaan sampah tak asing bagi Risman, bahkan hampir 2 tahun ditunjuk kepala kebersihan Pasar Timbul Jagakarsa yang menghadapi sampah sampah dengan bau dan belatung yang bertebaran bersama anggota setiap hari

Sehingga Pastim Jagakarsa terbersih dan bersih ungkap staf ahli sudin Lingkungan Hidup kota Jakarta Selatan yang melakukan sidak sebelum ditetapkan penutupan TPA Bantar Gerbang Bekasi Jawa Barat awal Agustus tahun ini.

Sebelumnya, kata Risman tim GMPI sudah bersurat kepada Gubernur, dan minta bantuan untuk lokasi lahan yang bisa dijadikan tempat penampungan dan tidak perlu lagi ke TPA sebab sampah yang akan diterima oleh tim Investor GMPI perlu karyawan dan tempat yang siap dikucurkan dana untuk lahan, sedikitnya 20 hektar.

“Sebagai Pilot proyek yang dirancang pertama oleh TIM INVESTOR GMPI Yang sudah disurvei yaitu di 8 Unit Pengelola Rumah Susun ( UPRS I-VIII) berdasarkan hasil koordinasi dengan unsur tekhnis Pemda DKI Jakarta, kini menunggu persetujuan gubernur, ” ungkap Risman yang pernah Diklat ICDO ( International Civil Depends Organisation) dengan konsultan IBRD (International Bank Road Development) dari The UK ( United Kingdom) Inggris dan Swiss.

Saat ini, kami tim sudah lega karena sudah tersedia sampah dari Jagakarsa Jakarta Selatan 5-10 ton / hari sebagai Pilot proyek kedua sudah pasti yang akan dikelola untuk pembangkit tenaga listrik.

Ketua RW Herman yang peduli lingkungan kebersihan dan kolaborasi dengan tim Investor GMPI siapkan pasukan dan kenderaan swasata Masyarakat. Ia didampingi oleh Akhirudin komisaris dengan Ustad Heru pensiun Pemda yang menelusuri lahan untuk penampungan sampah di wilayah Selatan Jakarta hingga daerah tetangga kota Depok Jawa Barat.

Sebagian besar masyarakat Jakarta, khususnya di Jakarta Selatan, tertekan dengan Instruksi Gubernur Nomor 5 tahun 2026 tentang Pemilahan Sampah Rumah Tangga menjadi sampah Organik untuk pupuk dan sampah Anorganik untuk bahan bakar.

“Apa saja kerja pemerintah, sampah itu tugas Pemda bukan warga, ” ungkap tokoh masyarakat Irmansyah di relokasi blok perumahan Pesakih Daan Mogot Duri Kosambi kecamatan Cengkareng Jakarta Barat kritisnya yang selalu blak blakan kepada petugas di jajaran Pemda Jakarta

Ia mengkritik, ” Tuh gunakan lahan lahan kosong yang bertebar yang ada di setiap wilayah kota administrasi Jakarta, tampaknta sebagian menjadi lahan tidur berada di bawah dinas pertamanan dan pertanian”

Sebagai contoh di wilayah Jagakarsa sebagian lagan masih ada celah untuk proyek menampung sampah untuk diolah dengan menggunakan alat WTE (Waste Energy Jerman) yang didukung oleh Investor papan atas di Jakarta, ujar Drs Malik Ibrahim yang diSebagai contoh di wilayah Jagakarsa sebagian lagan masih ada celah untuk proyek menampung sampah untuk diolah dengan menggunakan alat WTE (Waste Energy Jerman) yang didukung oleh Investor papan atas di Jakarta, ujar Drs Malik Ibrahim yang diundang khusus ke lingkungan perumahan Cendana Jakarta Pusat awal September 2026.

Menurut ketua RW Herman, sampah yang dibutuhkan oleh tim Investor GMPI disiapkan untuk suksesnya program mengatasi darurat sampah, “SAMPSH GRATIS” investor hanya membantu operasional Anggoranya yang bertugas sebanyak 30 orang.

Selain itu diharapkan kerjasama sebagai mitra Pemda dubutuksn Armada truk sampah 4 kenderaan untuk tim GMPI. Sebelum diberlakukan penutupan TPA Bantar Gerbang Juni, Juli warga Jagakarsa terbatas pembuangan sampahnya dan kenderaan sampah yang semula 29 kenderaan truk kini hanya sepuluh.

Komisaris Akhirudin yang berpengalaman untuk mendapatkan lahan untuk penampungan sampah yang diserahkan ke tim GMPI, sebagai mitra Pemda, diharapkan lahan tidur ada 2 hektar di jalan Kecapi Jagakarsa agaknya dapat digunakan dan Pemda minjamkan menjelang lahan yang lebih luas diperoleh.