PROPOSAL PROGRAM
PENGOLAHAN SAMPAH MENJADI
TENAGA LISTRIK
Oleh : DPP GMPI – GERAKAN MASYARAKAT
PEDULI INDONESIAko

1. PENDAHULUAN
Permasalahan sampah di DKI Jakarta saat ini memasuki kondisi DARURAT. Dengan ditutupnya akses ke TPA Bantar Gebang per Agustus 2026, timbunan sampah di TPS dan jalan-jalan mulai meningkat. Di sisi lain, sampah adalah “emas kotor” yang memiliki potensi besar sebagai Energi Baru Terbarukan.

GMPI sebagai organisasi kemasyarakatan yang berlandaskan kepedulian lingkungan dan kesejahteraan rakyat, menginisiasi program “Waste to Energy”. Program ini memiliki 3 tujuan utama:
1. Mengurangi volume sampah di sumber
2. Menciptakan energi listrik bersih untuk Jakarta
3. Membuka lapangan kerja dan pemberdayaan ekonomi untuk Dhuafa & Yatim

2. POTENSI & DATA SAMPAH DKI JAKARTA
Berdasarkan data Dinas LH DKI dan proyeksi 2026:

A. Timbulan Sampah Harian 5 Wilayah Kota:
1. Jakarta Pusat : ± 1.800 ton/hari
2. Jakarta Barat : ± 2.000 ton/hari
3. Jakarta Utara : ± 1.550 ton/hari
4. Jakarta Timur : ± 2.000 ton/hari
5. Jakarta Selatan : ± 1.800 ton/hari
TOTAL: ± 9.150 TON/HARI

B. Struktur Administrasi Jakarta:
42 Kecamatan, 265 Kelurahan, 2.749 RW, 30.000 RT

C. Komposisi Sampah DKI:
1. Organik : ± 50% – Potensi Biogas & Kompos
2. Anorganik : ± 45% – Potensi RDF & Daur Ulang
3. B3 & Lainnya : ± 5%

D. Proyeksi: Dengan pertumbuhan 0.96%/tahun, pada 2026 timbulan sampah DKI diproyeksi mencapai ± 7.800 – 8.000 ton/hari .

KESIMPULAN : Dengan tidak adanya TPA, Jakarta butuh solusi pengolahan di dalam kota. Menumpuk = Penyakit + Banjir + Kerugian Negara.

3. PERAN & STRATEGI TIM GMPI
Gerakan Masyarajat Peduli Indonesia siap menjadi MITRA RESMI PEMDA DKI dengan strategi:
1. Pilot Project : Pengelolaan sampah terpilah dari Rusunawa UPRS I s.d VIII di 5 wilayah sebagai contoh.
2. Jaringan : Menggerakkan Bank Sampah, RT/RW, dan Kader GMPI di 30.000 RT untuk pemilahan dari sumber.
3. Teknologi : Menerapkan teknologi “Waste to Energy” Jerman – Ramah lingkungan, emisi rendah, hasil listrik.

4. RENCANA LAHAN & FASILITAS
Kebutuhan Lahan: ± 10 – 20 Hektar
Lokasi : Lahan tidur milik Pemda di bawah Dinas Pertamanan & Dinas Pertanian, atau KPBU dengan swasta.
Fasilitas Utama :
1. Plant WTE : 1.000 – 2.000 ton/hari kapasitas awal
2. MRF. : Material Recovery Facility untuk pemilahan
3. Area Edukasi : Pusat pelatihan Bank Sampah & Ekonomi Sirkular

5. TARGET & MANFAAT
1. Lingkunganb: Mengurangi 30% sampah ke TPA dalam 1 tahun
2. Energib: Menghasilkan ± 20-40 MW Listrik untuk ± 40.000 rumah
3. Sosial : 5.000 Lapangan kerja baru untuk Dhuafa. Program “1 Ton Sampah = 1 Paket Yatim”
4. Ekonomi : Pendapatan dari jual listrik ke PLN + produk turunan

6. PENUTUP
GMPI memohon dukungan dan arahan Bapak Gubernur untuk dapat segera melakukan audiensi dan penandatanganan MoU. Bersama kita wujudkan JAKARTA BERSIH, MANDIRI ENERGI, DAN BERKEADILAN SOSIAL*.

“SAMPAH ANDA, ENERGI KITA, BERKAH UNTUK SEMUA”

Wassalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

Jakarta, September 2026

GERAKAN MASYARAKAT PEDULI INDONESIA
DEWAN PIMPINAN PUSAT
Sekjend
dto
Drs RISMAN THOMAS, MAPP
Nik 01016051300