JAKARTA DARURAT SAMPAH: SAATNYA SOLUSI ZERO WASTE *Jakarta, 28 Agustus 2026* Jakarta, Media – Warga Jakarta, khususnya penghuni Rusunawa di 5 Wilayah Administrasi, saat ini berada dalam kondisi darurat sampah. Krisis memuncak setelah peristiwa longsor TPA Bantar Gebang pada 8 Maret 2026. Sistem pengangkutan kolaps. Petugas PPSU yang seharusnya bekerja harian, kini baru muncul 1 minggu sekali. Dulu 2 hari sekali. Sekarang seminggu tidak kelihatan”, Eko, Koordinator PPSU Jakarta Selatan, 27/8/2026. AKAR MASALAH Sistem Salah : Pola “kumpul-angkut-buang” ke TPA sudah gagal. Tidak Ada Pemilahan : Semua sampah dicampur sejak dari rumah. Diduga Ada Mafia : Rantai distribusi sampah menjadi ladang korupsi yang empuk. GMPI menolak konsep TPA. Kami mengusung “Zero Waste”: Sampah dipilah dan diolah habis di sumbernya, tidak dibuang. Prinsip Kerja: PILAH DARI SUMBER Pasar pilah di Pasar. RSUD pilah di RSUD. Hotel, Restoran, Dapur MBG pilah di tempat. KLASIFIKASI 4 JENIS,Organik` | `Anorganik` | `Residu` | `B3 – Berbahaya & Beracun` OLAH SAMPAI TUNTAS Yang bisa didaur ulang, didaur ulang. Sisa akhir dibakar dengan Insenerator Karya Anak Bangsa. Keunggulan Insenerator : Cepat, tidak berasap, tanpa minyak, tanpa listrik, tanpa BBM. Hasil : Abu sisa bakar jadi bahan baku batako dan conblock. Hasil Akhir : Tidak butuh TPA Bantar Gebang lagi.Info Teknologi Insenerator: SAS Foundation, Sekretariat Ciganjur, Jakarta Selatan. Drs. Risman Thomas, http://M.APP menyatakan: “Pemerintah Provinsi gagal. Masalah sampah dasar saja tidak selesai. Dulu ada investor Korea yang menawarkan teknologi Waste to Energy untuk tiap Kotamadya. Ramah lingkungan. Tawaran itu didiamkan sampai sekarang.” “Selama Mafia Distribusi Sampah tidak diberantas, Jakarta akan tenggelam. Bukan hanya oleh sampah, tapi juga oleh air laut Jakarta Utara.” AJAKAN GMPI, siap jadi mitra solusi. Melalui program “Pengolahan Sampah Menjadi Tenaga Listrik” di lahan 7 Ha Depok dan 8 Rusunawa UPRS, kita buktikan: Sampah adalah Energi, bukan Beban. 0 Post navigation Jalan Sehat HUT ke-81 RI di taraju sangat Meriah,