GMPI PROSES BANGUN INDUSTRI RDF DI JAKARTA – ANGGARAN Rp 2,97 TRILIUN

Jakarta – Alhamdulillah, hasil Rapat Koordinasi (Rakor) dengan jajaran Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk membangun Industri Refuse Derived Fuel (RDF) di Jakarta telah mencapai titik terang.

Tim GMPI mencatat anggaran sesuai skema Kredit Usaha Rakyat (KUR) berjumlah *Rp 2.970.000.000.000,- (Dua Triliun Sembilan Ratus Tujuh Puluh Miliar Rupiah). Rincian Rencana Anggaran Biaya (RAB) diuraikan oleh Tim RAB oleh Bapak Drs. Heru Sutopo Wagiono, http://M.Si dan Bapak Drs. Risman Thomas, MAP, MM , alumni STIA LAN RI Kampus Jakarta, Purna Bakti Pemda DKI Jakarta.

Program terpadu pengolahan sampah ini dalam upaya mengatasi darurat sampah di wilayah DKI Jakarta dengan dukungan hibah kerjasama internasional – Pemerintah DKI Jakarta dengan Badan Usaha PT Anugrah Sejati* yang diinisiasi oleh GMPI.

TAHAP PROYEK:

1. TAHAP PERTAMA – PROYEK PILOT:
– Lokasi: Srengseng Sawah, Jagakarsa, Jakarta Selatan
– Kapasitas: 300 Ton/Hari
– Lahan: 5 Ha lahan tidur Pemda DKI Jakarta (Kontrak 5 Tahun)
– Ketua Pelaksana: Bapak Suherman RW 07
– Output: Fuel, Electricity, Gasoline, Compost, Biogas
– Foto Bukti: (Lampirkan foto truk sampah Bantar Gebang yang tadi – sebagai perbandingan krisis)

2. TAHAP KEDUA – BIAYA PEMBANGUNAN & EKSPANSI:
– Lahan: 25 Ha jangka panjang
– Pembangunan Pabrik RDF skala industri modern
– Pendirian Institut Nasional Energi Sampah (berdasarkan pengalaman UK-US tahun 1800-an, FIES Batusangkar, dan PFI Kongres Cibodas Bogor 1986)
– Produk akhir: Energi terbarukan untuk PLN, Bahan bakar industri, Pupuk kompos, ujar Tim Rakor di Jakarta Kamis dinihari, (15/10)

RAKOR BERIKUTNYA:

Rakor berikut akan menuntaskan administrasi dan manajemen dari Pemda DKI Jakarta dalam hal ini Dinas Lingkungan Hidup dan instansi terkait, serta Investor Jerman yang memiliki komitmen kuat untuk kolaborasi dengan GMPI.

Investor Jerman has strong GMPI Collaboration – Capital Triliunan Ready.

– PFi