Silahkan daftar sebelumnya ditutup.

Sekolah Pengusaha Muslim 

*KPMI Entrepreneur School (KES) Angkatan 8*

Hotel Balairung, Jakarta

24 Agustus – 24 Nopember 2019

 

Dibuka pendaftaran hingga max 55 orang.

 

Apa itu KES?

KPMI Enterpreneur School (KES), adalah sekolah Bisnis yang diwelenggarakan oleh KPMI (Komunitas Pengusaha Muslim Indonesia). KES akan menjadi pembeda KPMI dengan komunitas bisnis lainnya. KES bukan sekedar memberi pemahaman tentang ekonomi dan motivasi bisnis, namun lebih pada pemahaman tentang syariah yang dibutuhkan semua pebisnis. Materi yang disajikan dalam KES meliputi materi syariah (60%) dan bisnis/ manajemen (40%), ditempuh selama 28 sesi pertemuan, dalam 17 hari belajar, setiap dua pekan pada hari Sabtu dan Ahad.

 

Untuk materi SYARIAH, meliputi:

Tauhid, Aqidah, Ushul fiqh, Dasar Hukum Syariah, Dasar Muamalah Maliyah, dan Ekonomi Syariah.

 

Untuk materi Bisnis dan Manajemen, meliputi:

Kewirausahaan, Perencanaan dan Strategi, Manajemen Keuangan, Bisnis Ekspor, Pemasaran dan Legalitas Bisnis.

 

Siapa Pengajar di KES ?

Para Asatidz yang akan meyampaikan materi adalah Ustad Pembina KPMI yang memiliki kompetensi di bidangnya, antara lain:

> Ustad Kholid Syamhudi. Lc.

> Ustad DR. Muhammad Arifin Baderi, MA.

> Ustad Ammi Nur Baits, ST., Lc.

> Ustad Aris Munandar, SSi., MSi.

> Ustad Said Yai Ardiansyah, Lc., MA.

> Ustad Muhammad Yasir, Lc.

 

Materi manajemen bisnis dan sharing bisnis, akan disampaikan oleh para praktisi, profesional dan trainer manajemen bisnis, antara lain:

– Fadil Basymeleh (Owner Zahir Accounting, pendiri KPMI)

– Drs. Rachmat S. Marpaung, MSc., CSE., GPHR., NLP., CHt., CH. (Pengusaha, fasilitator manajemen bisnis dan SDM)

– Ir. Nursyamsu Mahyuddin, MSi (Pengusaha, fasilitator Bisnis Ekspor)

– Remmy Arizza Balaga, SH., MH. (Lawyer)

– Sata Brasyahdin H. (CEO Ednovate, webpraktis.com)

– Tejo Nursatryo (Pengusaha Kuliner, Owner Sheik Kebab)

– Yogi Widianto, S.Si (Consultant, Owner Arsul Consulting)

– Anang Prajangka (Praktisi Continuous Improvement, Owner Griya Sehat)

– Darryl Hariananda (Praktisi Keuangan)

 

Rincian Materi KES :

 

Materi SYARIAH

1. Tauhid: makna, cakupan, rukun, syarat, syirik dan pembatal Islam

2. Aqidah: sifat Allah, Ahlu Sunnah, Taqdir, Tawakal, Bid’ah dan iman kepada hari akhir

3. Mengenal Hukum Syariat

4. Mengenal 4 sumber hukum islam (al-Quran, Sunnah, ijma’ & qiyas)

5. Pengantar Fiqh Muamalah

6. Memahami illah haramnya transaksi

7. Memahami 5 hadis tentang fiqh muamalah

8. Mengenal Riba

9. Akad khiyar dalam jual beli (Khiyar Majlis, Syarath, Ghabn, Ar-ru’yah, Tadlis, ‘Aib)

10. Akad Jaminan (Rahn, Hamalah, Kafalah, Hawalah/oper kredit)

11. Akad Amanah (Jual beli Murabahah, Tauliyah, Syarakah, Muwadha’ah)

12. Al Ijarah (Sewa-menyewa dan Sewa beli)

13. Kajian Fatwa Rekening Bank (Tabungan, Giro, Deposito)

14. Instrumen Pembayaran Non Tunai dan Surat Berharga

15. Permodalan dalam Islam (Mudharabah, Musyarakah, Transaksi Salam)

16. Saham (Macam-macam saham, Jual beli saham)

17. Halal-haram Bisnis Online (Aturan umum, Google adsense, Dropshipping, Pembayaran)

18. Aturan Utang-Piutang

19. Kedzaliman dalam Muamalah

20. Harta Haram

21. Zakat

 

Materi Bisnis dan Manajemen:

1. Visi Kewirausahaan: tujuan, sikap mental, mencari peluang usaha

2. Meningkatkan dan menstabilkan proses bisnis dengan tahapan DMAIC (Define-Measure-Analysis-Improve-Control)

3. Bentuk-Bentuk Legalitas Badan Usaha, Perizinan Usaha & Hukum Perdata Bisnis

4. Manajemen Keuangan, menyusun rencana anggaran dan pengeluaran usaha

5. Bisnis Ekspor Itu Mudah, Mengantar Pengusaha Muslim Menembus Pasar Dunia

6. Manajemen Sumber Daya Manusia

7. Mengungkap Rahasia Bisnis Kuliner

8. Seluk Beluk Online Marketing

9. Menyusun SOP

10. Latihan:

– Membuat Visi, Misi Bisnis Pengusaha Muslim

– Mencari Ide Bisnis

– Membuat Business Model Canvas

– Menentukan WIG, Lag, Lead Measures

– Membuat Rencana Aksi

– Membuat “KPI” dengan metode “SMART”

 

Siapa Peserta KES?

Peserta KES terbuka untuk semua muslim, terutama para pengusaha dan aktivis bisnis. Baik anggota KPMI yang sudah registrasi atau para pengusaha muslim non anggota, memiliki komitmen untuk memahami ekonomi syariah dengan sebenarnya. Quota dibatasi sampai 55 peserta.

 

Kapan dilaksanakan ?

KES Angkatan 8 akan dimulai 24 Agustus 2019 dan berakhir tanggal 24 Nopember 2019.

Dilaksanakan pada hari Sabtu dan Ahad setiap dua pekan. Kecuali Field Trip dilakukan pada hari Jum’at.

 

Waktu belajar jam 09.00 wib – 17.00 wib

 

Tempat Pelaksanaan KES:

Hotel Balairung

Jl. Matraman No.19, Palmeriam

Jakarta 13140

Telp. 021 – 2936 1010

 

Berapa Biaya Mengikuti KES?

Biaya peserta Rp 7.250.000,- per orang

sudah termasuk:

– training kit

– makan siang dan snack

– field trip

– jas almamater.

Tidak termasuk penginapan.

 

Pembayaran dapat sekaligus atau diangsur 3 tahap selama proses belajar:

Tahap 1 Rp 4.000.000 (saat mendaftar)

Tahap 2 Rp 2.500.000 (selambatnya hari belajar ke 6)

Tahap 3 Rp 750.000 (selambatnya hari belajar ke 12).

Cara pembayaran akan diberitahukan saat anda mendaftar.

 

Cara Pendaftaran:

Kirim data : Nama lengkap – Asal kota – Bidang usaha

Ke: Slamet Edi Harsono

Melalui Whatsapp di 0857-1079-4730 atau Telepon ke 0251 – 840 9021

 

Organized by KPMI

By

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You missed

Yuk, belajar bahasa Inggris di Friendly. PFi STUDENT TODAY, TEACHER TOMORROW Jakarta, PENA -Motto belajar di Friendly International English School (FIES ) Jakarta, Student Today, Teacher Tomorrow. Pelajar untuk meraih Sertificat Training Of English Foreign Language (TOEFL) sangat diperlukan oleh seseorang pelajar. “Baik staf, jurnalis, Jubir maupun yang sudah meraih gelar sarjana sebagai syarat untuk meliput event, dan guru, serta melamar Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) atau bekerja di perusahaan asing dalam dan luar negeri,” ungkap Mister Thomas kepada calon pelajar di Jakarta, baru baru ini. Mr Thomas, panggilan sejak dinobatkan oleh almamater FIES di kota Batusangkar, Sumbar, sebab buku pegangan Risman selama mengikuti informal Education, yakni Thomas Alva Edison, the man who lighted the world. Seiring dengan kegiatan belajar dan mengajar juga aktivis di Ikatan Pemuda Pelajar Sulit Air (IPPSA) dan pendiri FIES, mengungkapkan hal tersebut kepada pegawai HONDA dan guru guru honor dalam suatu pertemuan, membahas untuk syarat CPNS, TOEFL di Jakarta. Menurut Risman, sebagian besar lulusan perguruan tinggi yang berminat menjadi pegawai negeri sipil atau aparat sipil negara (ASN) diwajibkan untuk memenuhi syarat seleksi yang telah memiliki sertifikat (Ijazah) bahasa Inggris dari sebuah kursus terdaftar atau sekolah bahasa Inggris. Sebelum reformasi Kementerian Pendidikan melalui Dirjen Pendidikan Luar Sekolah Pemuda dan Olahraga (Diklusepora) memberi pembinaan dan pelatihan Learning to be a teacher kepada pengelola Informal Education di kota Padang Sumatera Barat. Sistem proses belajar mengajar di bidang bahasa Inggris, terdiri tingkat Elementary, Intermadiate dan Advance. Kemudian diselaraskan di tingkat Elementary, menjadi Dasar Satu dua, Tingkat Intermadiate, menjadi Terampil satu Dua dan Tingkat Advance menjadi Mahir. Setiap tingkat tersebut dituntaskan oleh pelajar selama 3-5 bulan (Elementary) dan selama 4-6 bulan ( Intermadiate) dan selama 5 bulan ( Advance). Penyelenggara kursus bahasa Inggris juga menghadirkan Native Speaker dan mengundang Westren People yang berkunjung ke kursus untuk praktek. ” No body can speak English well, without practicing, ” ungkap Herve De Je Lean Batie dari Perancis, meraih Sarjana di Paris 7 Januari 1985, dengan skripsi Rumah Adat 20 Ruang di Nagari Sulit Air Sumatera Barat. Pelajar kursus selain Learning to be a teacher, setiap pelajar bisa mengajar dengan Pola by Pola. Pelajar diajarkan bagaimana menciptakan kalimat sesuai dengan apa yang ingin diucapkannya. Jadi, pelajar bahasa Inggris bukan diajar menghafal tetapi pelajar menciptakan kalimat atau speaking sesuai keinginannya. Disinilah kelebihan FIES, makanya motto kita “STUDENT TIDAY, TEACHER TOMOROW”kata Risman yang masuk KE JAJARAN PEMDA DKI karena bahasa Inggris. Menurutnya, siswa yang selesai mengikuti pebdidikan, setiap tingkat juga meraih certificat atau ijazah, sebagai tanda kelulusan, baik di tingkat Elementary, Intermadiate atau Advance yang mendapat ijazah, berlogo Garuda yang menjadi perhatian Badan Kepegawaian Negara untuk syarat CPNS saat itu. Jadi, warga yang berminat ikut seleksi CPNS, sudah berijazah / sertifikat dari sebuah kursus yang disyaratkan. Certificat atau Ijazah bahasa Inggris dulu diterbitkan oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, Dinas Pendidikan tingkat provinsi melaksanakan seleksi dan kementerian pendidikan yang menerbitkan ijazahnya. Setelah reformasi, kementerian dalam negeri, menyelenggarakan Diklat TOEFL kepada karyawan yang sudah menjadi PNS untuk bisa melatih atau menyeleksi syarat CPNS yang mengikuti seleksi dan mereka yang sudah ikut Diklat, bisa ikut tim seleksi. Diklat TOEFL yang diikuti oleh PNS dari 34 Provinsi saat itu, dan utusan DKI Jakarta diwakili oleh Drs Risman Thomas, MAPP dari Dinas Tramtib dan Linmas, kini menjadi SAT POL PP, saat itu Ia terpilih untuk ikut DIKLAT TOEFL selama 3 bulan yang diselenggarakan oleh Diklat Kemendagri di Jakarta