Pewartasatu.com-Jakarta, (26/9) – Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi ( Menpan & RB) Drs Syafruddun, Msi menyambut baik dan mendukung rencana STIA LAN mengarah ke edukasi Politeknik.

STIA LAN, selama ini kegiatan sekolah PNS itu terfokus ke bidang pendidikan administrasi dan manajemen secara makro dan yang bisa mengikuti pendidikan hanya untuk pegawai negeri dan tugas belajar

Ketua STIA LAN Prof DR Nurliah Nurdin menyampai kan rencana 2020, akan diselenggarakan sekolah Politeknik sebagai pilihan Aparatur Sipil Negara.

Dalam transformasi, untuk umum mulai tahun 2020, nampaknya warga non PNS diterima belajar di STIA LAN, kata Prof. Nurjanah sungguh.

Menpan mengatakan adanya transformasi STIA LAN ke Politeknik nampaknya suatu kebutuhan yang ditunggu oleh berbagai Kementerian, Lembaga dan Pemerintah Daerah, kata Mempan pasti.

Oleh karena itu, Menpan sangat mendukung Politeknik STIA LAN, ujarnya depan Prof Nurjanah dan Alumni Harris dan Alegrina, di gedung Menpan-RB Jakarta Selatan, Rabu silam, (25/9).

Kunjungan kerja Ketua STIA LAN dan alumninya, membahas kegiatan Reuni Akbar, untuk mewujudkan Sinergi STIA LAN dan almamater yang ada dimana mana dan selama ini nampak nya belum terpatri kebersa maan antar alumni secara solid.

Oleh karena itu, diimbau alumni STIA LAN hadir pada
Acara seminar nasional dengan Tema, ” Kebijakan dan Proyeksi Pelayanan Publik di Era Industri 4.0, ” kata ketua Alumni Maman Saefullah, S. Sos, Msi

Seminar nasional nampaknya mengharapkan alumni kembali ke kampus bisa sharing untuk mening katkan kualitas dan kuantitas STIA LAN ke depan, ujar Nurjanah pasti.

Menurut Prof Nurjanah, tantangan ke depan cukup berat, makanya STIA LAN, membuka jurusan Politeknik STIA LAN, merupakan pilihan
ASN dalam upaya mening katkan karirnya ke depan.

Seminar nasional diselenggarakan di kampus STIA LAN Pejompongan Jakarta pusat, Rabu, (2/10) dengan lima nara sumber terkemuka antara lain, Drs Agun Gunanjar Sudarsa, Msi, anggota DPR RI Komisi III dan M Anwar, S, St, MAP Walikota Jakarta Timur.

Acara ini adalah kegiatan alumni untuk alumni, kata ketua Alumni STIA LAN H Maman Saifullah, Msi, selain Seminar, Penandatangani, Perjanjian Kerja Sama antara STIA LAN dengan lembaga pemerintahan yang ada.

Yang lebih penting, setiap Alumni STIA LAN harus memiliki KTA dan telah dilakukan kerjasama dengan BNI.

Seribu alumni diduga akan hadir dari berbagai daerah dan akan diserahkan secara simbolis KTA pada acara Reuni Akbar tersebut, ujar Maman Saefulah pasti.(002)

 

Keterangan foto.
Menpan RB Drs Syafrudin, Msi, ketua STIA LAN Prof NurjanahbNurdin, alumni Alegrina dan Harris. Foto Sri.

By

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You missed

Yuk, belajar bahasa Inggris di Friendly. PFi STUDENT TODAY, TEACHER TOMORROW Jakarta, PENA -Motto belajar di Friendly International English School (FIES ) Jakarta, Student Today, Teacher Tomorrow. Pelajar untuk meraih Sertificat Training Of English Foreign Language (TOEFL) sangat diperlukan oleh seseorang pelajar. “Baik staf, jurnalis, Jubir maupun yang sudah meraih gelar sarjana sebagai syarat untuk meliput event, dan guru, serta melamar Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) atau bekerja di perusahaan asing dalam dan luar negeri,” ungkap Mister Thomas kepada calon pelajar di Jakarta, baru baru ini. Mr Thomas, panggilan sejak dinobatkan oleh almamater FIES di kota Batusangkar, Sumbar, sebab buku pegangan Risman selama mengikuti informal Education, yakni Thomas Alva Edison, the man who lighted the world. Seiring dengan kegiatan belajar dan mengajar juga aktivis di Ikatan Pemuda Pelajar Sulit Air (IPPSA) dan pendiri FIES, mengungkapkan hal tersebut kepada pegawai HONDA dan guru guru honor dalam suatu pertemuan, membahas untuk syarat CPNS, TOEFL di Jakarta. Menurut Risman, sebagian besar lulusan perguruan tinggi yang berminat menjadi pegawai negeri sipil atau aparat sipil negara (ASN) diwajibkan untuk memenuhi syarat seleksi yang telah memiliki sertifikat (Ijazah) bahasa Inggris dari sebuah kursus terdaftar atau sekolah bahasa Inggris. Sebelum reformasi Kementerian Pendidikan melalui Dirjen Pendidikan Luar Sekolah Pemuda dan Olahraga (Diklusepora) memberi pembinaan dan pelatihan Learning to be a teacher kepada pengelola Informal Education di kota Padang Sumatera Barat. Sistem proses belajar mengajar di bidang bahasa Inggris, terdiri tingkat Elementary, Intermadiate dan Advance. Kemudian diselaraskan di tingkat Elementary, menjadi Dasar Satu dua, Tingkat Intermadiate, menjadi Terampil satu Dua dan Tingkat Advance menjadi Mahir. Setiap tingkat tersebut dituntaskan oleh pelajar selama 3-5 bulan (Elementary) dan selama 4-6 bulan ( Intermadiate) dan selama 5 bulan ( Advance). Penyelenggara kursus bahasa Inggris juga menghadirkan Native Speaker dan mengundang Westren People yang berkunjung ke kursus untuk praktek. ” No body can speak English well, without practicing, ” ungkap Herve De Je Lean Batie dari Perancis, meraih Sarjana di Paris 7 Januari 1985, dengan skripsi Rumah Adat 20 Ruang di Nagari Sulit Air Sumatera Barat. Pelajar kursus selain Learning to be a teacher, setiap pelajar bisa mengajar dengan Pola by Pola. Pelajar diajarkan bagaimana menciptakan kalimat sesuai dengan apa yang ingin diucapkannya. Jadi, pelajar bahasa Inggris bukan diajar menghafal tetapi pelajar menciptakan kalimat atau speaking sesuai keinginannya. Disinilah kelebihan FIES, makanya motto kita “STUDENT TIDAY, TEACHER TOMOROW”kata Risman yang masuk KE JAJARAN PEMDA DKI karena bahasa Inggris. Menurutnya, siswa yang selesai mengikuti pebdidikan, setiap tingkat juga meraih certificat atau ijazah, sebagai tanda kelulusan, baik di tingkat Elementary, Intermadiate atau Advance yang mendapat ijazah, berlogo Garuda yang menjadi perhatian Badan Kepegawaian Negara untuk syarat CPNS saat itu. Jadi, warga yang berminat ikut seleksi CPNS, sudah berijazah / sertifikat dari sebuah kursus yang disyaratkan. Certificat atau Ijazah bahasa Inggris dulu diterbitkan oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, Dinas Pendidikan tingkat provinsi melaksanakan seleksi dan kementerian pendidikan yang menerbitkan ijazahnya. Setelah reformasi, kementerian dalam negeri, menyelenggarakan Diklat TOEFL kepada karyawan yang sudah menjadi PNS untuk bisa melatih atau menyeleksi syarat CPNS yang mengikuti seleksi dan mereka yang sudah ikut Diklat, bisa ikut tim seleksi. Diklat TOEFL yang diikuti oleh PNS dari 34 Provinsi saat itu, dan utusan DKI Jakarta diwakili oleh Drs Risman Thomas, MAPP dari Dinas Tramtib dan Linmas, kini menjadi SAT POL PP, saat itu Ia terpilih untuk ikut DIKLAT TOEFL selama 3 bulan yang diselenggarakan oleh Diklat Kemendagri di Jakarta