ASAL USUL PEMUDA PANCA MARGA (PPM) Oleh : Putera Pejuang LVRI – Drs Risman Thomas, https://M.APP, PFI JAKARTA, – Pasca – tragedi Gerakan 30 September/Partai Komunis Indonesia (G30S/PKI), negara menghadapi krisis politik yang berpotensi membahayakan anak bangsa. Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) yang terbentuk 10 tahun setelah tragedi (G30S/PKI) menyadari betul situasi tersebut. Para pejuang memikirkan penyelamatan keluarga, putera puterinya dan masyarakat dari gangguan politik. Atas restu LVRI, terbentuklah organisasi “Pemuda Panca Marga (PPM)” Organisasi ini mengikatkan diri dengan para ayahanda, para Veteran, melalui “Kode Etik Panca Marga” Stabilitas persatuan dan kesatuan kembali tercapai berkat inisiatif dan keseriusan para petinggi negara, dalam menata sistem administrasi pemerintahan yang menentukan maju – mundurnya roda pemerintahan ke depan. “Sejak terbentuk organisasi PPM pada tahun 1975 an, kegiatannya dititik beratkan pada bidang pendidikan dan peningkatan keterampilan, tanpa terlibat dalam kegiatan politik, ” ujar Drs Risman Thomas, MAPP kepada wartawan di Jakarta Minggu (23/8). “Cikal Bakal dari ITTR” Semuanya berawal dari pendidikan informal yang diselenggarakan LVRI melalui “ITTR” di kota Pekanbaru. Risman mengikuti salah satu dari 10 keterampilan yang diajarkan, yakni bahasa Inggris. Berbekal ilmu itu, teman teman seangkatannya kemudian sekolah bahasa Inggris. Usaha itu berkembang hingga ke kawasan pemukiman PT Caltex Pacific Indonesia di Duri dan Rumbai dipimpin “Mr Tom Jones” Berikut “Mr Lenon”, mengembangkan Sekolah serupa di kota Tanjung Pinang dan Pulau Sambu, Batam, kepulauan Riau. “Mr Kalene” yang semula penjual koran dan atlet karateka, setelah menguasai bahasa Inggris dan bela diri kemudian hijrah dan menjadi warga negara Amerika Serikat. “Mr. Salman Hendri”, mantan penjaja koran, membuka “Friendly International English Course (FIES)” di kota Dumai, kabupaten Bengkalis Provinsi Riau. “Mr Rusmizar” seorang penjahit, berhasil mengelola Sekolah Bahasa Inggris bernama My Brother, yang berafiliasi dengan Taman Siswa di kota Payakumbuh, Sumatera Barat Sementara, “Mr Risman” yang hanya sampai tingkat Intermadiate di ITTR, dengan semangat pejuang 45 mendirikan sekolah Bahasa Inggris di kota Batusangkar pada 1978. Pimpinan ITTR/LVRI Pekanbaru, mendukung langkah Risman dengan mengirim “Mr Rusmizar” dan tim untuk meninjau “SAS English School”yang didirikannya dan diresmikan “Dr Misbah Jalin”, kepala RSUD Bukit Tinggi. Dari hasil peninjauan itu, Risman kemudian, menyelesaikan pendidikan hingga tingkat Advance di bawah bimbingan “Mr Rusmizar” dan “Mr Salman”, yang didampingi “Mr “Bahtiar”. Kini, Mr Bahtiar telah menjadi tokoh pendidikan di kota Batusangkar. Baik ” Mr Salman, Mr Kalene” maupun “Mr Risman” sama sama pernah berprofesi sebagai penjaja koran di kota Pekanbaru. Metode belajar di ITTR mengusung “Motto Student Today, Teacher Tomorrow”. Setiap pelajar diberi nama panggilan atau Nick name. Contohnya, “Tom Jones English School” di Rumbai, Pekanbaru, dinamai demikian karena pemiliknya gemar menyanyikan lagu-lagu Tom Jones. Begitu juga dengan “Lennon Course”milik “Mr Lennon” dan ” Tibb Brown” Dari SAS ke FIES Antara 1978-1980, “Mr Risman” mendirikan dan mengelola sekolah bahasa Inggris. “SAS English School” kemudian berkembang menjadi “Friendly International English School (FIES)” Saat itulah Risman mendapat Nick name “Mr Thomas” nama itu diapdosi dari buku biografi Thomas Alva Edison the Man Who Lighted the World yang selalu dibawanya saat belajar dan bekerja sebagai pramuwisata di Kota Batusangkar, Sumatera Barat, daerah yang banyak dikunjungi wisatawan mancanegara. Mr Risman Thomas hijrah ke kota Solok, Ketika terjadi banjir lahar dingin atau “Galodo” Gunung Merapi, Ia sedang mengantar turis menuruni jalan setapak ke Pasir Lawas.Ia dan para turis selamat dari terjangan galoldo. Di Solok ber kenalan dengan walikota termuda Drs Alimin Sinapa. dari pertemuan itu terjalin kesepakatan kerja sama menghasilkan pembukaan “Adityawarman English School 0 Post navigation RSUD Cicalengka Gelar Khitanan Massal Ceria Meriahkan HUT RI Ke 81 Lanjutan asal usul